Jakarta – Humas BKN, Sebagai bagian dari implementasi kebijakan pro-karier ASN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan apresiasi terhadap kinerja, kontribusi, dan prestasi pegawai, melalui pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) secara langsung kepada PNS yang menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugas. Untuk penerima KPLB terpilih kali ini, merupakan PNS asal Kementerian Kehutanan RI, bernama drh. Erni Suyanti Musabine atau akrab disapa drh. Yanti, yang bertugas sebagai Pengendali Ekosistem Hutan di Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.
Penerima KPLB terpilih langsung oleh Kepala BKN ini, dikenal karena dedikasinya menangani satwa liar, terutama yang menjadi korban jeratan di kawasan hutan. Sehari-hari, drh. Yanti berperan mengawal dan memastikan setiap satwa liar dapat hidup layak di habitatnya, mulai dari penyelamatan, penyembuhan, hingga pelepasan liar kembali. Atas penghargaan BKN tersebut, drh. Yanti berharap dapat memotivasinya untuk terus berdedikasi terhadap tugasnya dalam mengendalikan eksosistem kawasan hutan. “Saya merasa bangga karena BKN mengakui kinerja dan dedikasi PNS yang terus bekerja meski tidak selalu terlihat. Terima kasih Kepala BKN, dan seluruh tim BKN atas apresiasi luar biasa ini. Semoga pengakuan BKN ini juga dapat menjadi pemantik semangat bagi para ASN di luar sana yang tidak berhenti mengupayakan yang terbaik bagi bangsa dan masyarakat,” ungkapnya setelah mendapat penghargaan KPLB dari BKN.
Pemberian penghargaan ini diserahkan langsung oleh Plt. Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi mewakili Kepala BKN, yang disaksikan juga oleh Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Kementerian Kehutanan, pada Kamis (17/09/2026) di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta. Dengan kebijakan ini, BKN terus mendorong pembinaan ASN yang berorientasi memudahkan karier ASN sehingga memberikan kesempatan bagi PNS berprestasi dan berdedikasi untuk memperoleh apresiasi.
“Pemberian penghargaan kepada PNS berdedikasi merupakan bukti konkrit BKN untuk membangun sistem pembinaan ASN yang memberikan perhatian terhadap kontribusi, dan dedikasi setiap pegawai dalam menjalankan tugas yang berdampak luas bagi organisasi, negara, hingga masyarakat,” ungkap Rahman Hadi dalam penyerahan secara simbolis kepada penerima KPLB terpilih. Ia mengatakan pemberian KPLB kepada Dokter Yanti menjadi contoh konkret implementasi kebijakan pro-karier ASN.
Pada kesempatan itu, Plt. Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi, menyampaikan selain bentuk penghargaan kepada dedikasi pegawai lewat pemberian KPLB secara langsung, kebijakan pro-karier ASN juga diarahkan untuk mendukung karier ASN. Diantaranya, mulai dari kemudahan naik pangkat dengan periode usul setiap bulan, fleksibilitas uji kompetensi jabatan fungsional kepegawaian sepanjang tahun, kemudahan pencantuman gelar akademik dan profesi, manajemen talenta dan profiling ASN tanpa biaya, hingga yang teranyar yakni program mendekatkan ASN ke keluarga dan domisili yang sudah dimulai di BKN sendiri.
Melalui terobosan 15 kebijakan pro-karier ASN tersebut, BKN terus mendorong tata kelola manajemen ASN yang menghadirkan pembinaan ASN yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek administratif kepegawaian, tetapi juga memberikan kemudahan karier bagi setiap pegawai ASN di mana pun bertugas, sekaligus bentuk penghargaan terhadap PNS yang memberikan kontribusi terbaik dalam menjalankan tugas pemerintahan yang berdampak positif bagi pelayanan publik, serta masyarakat secara luas.
(Red)








Komentar