Tambun Bekasi – Upaya percepatan penurunan angka stunting terus dilakukan di wilayah Kabupaten Bekasi. Babinsa Desa Sumberjaya dari Koramil 01/Tambun Kodim 0509/Kabupaten Bekasi menghadiri kegiatan Rembug Stunting yang digelar di Pendopo Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri unsur Pemerintah Desa Sumberjaya, Puskesmas Sumberjaya, PKK, kader Posyandu, pendamping desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Rembug Stunting dilaksanakan sebagai forum koordinasi dan pembekalan bagi para kader Posyandu agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Sumberjaya Serda Dedi mengajak seluruh kader Posyandu untuk terus aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan stunting.
“Kami dari Koramil 01/Tambun mendukung penuh program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting. Peran kader Posyandu sangat penting sebagai ujung tombak di lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan tumbuh sehat,” ujar Serda Dedi
Menurutnya, pencegahan stunting membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu hingga keluarga.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Sumberjaya, Ike Rahmawati, S.E., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terus bersinergi dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting.
“Penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami berharap kader Posyandu dapat menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat sehingga kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan anak semakin meningkat,” katanya.
Ia juga berharap seluruh kader dapat terus berperan aktif mendampingi warga serta menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah desa maupun fasilitas kesehatan.
Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Sumberjaya, H. Rasito, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
“Periode seribu hari pertama kehidupan menjadi fase yang sangat menentukan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, ibu hamil harus mendapatkan asupan gizi yang cukup, rutin memeriksakan kehamilan, dan setelah anak lahir harus diberikan pola makan yang sehat serta pemantauan pertumbuhan secara berkala,” jelasnya.
Menurut H. Rasito, edukasi yang diberikan kader Posyandu kepada masyarakat sangat membantu tenaga kesehatan dalam menekan angka risiko stunting di wilayah Desa Sumberjaya.
Terpisah, Danramil 01/Tambun Mayor Czi Sali menyampaikan bahwa TNI melalui para Babinsa akan terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kami menginstruksikan seluruh Babinsa untuk selalu hadir dan berperan aktif dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk program percepatan penurunan stunting. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegas Mayor Czi Sali.
Kegiatan Rembug Stunting berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pencegahan stunting, pemenuhan gizi keluarga, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Kepala Desa Sumberjaya Ike Rahmawati, S.E., M.Si, Kepala Puskesmas Sumberjaya H. Rasito, PKK Desa Sumberjaya, Babinsa Desa Sumberjaya Serda Yogi Ginanjar dan Serda Dedi, Bhabinkamtibmas Aipda Tri, Pendamping Desa Agung, serta Ketua dan para kader Posyandu Desa Sumberjaya.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)












Komentar