Surakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta menerima kunjungan audiensi dari Guru Besar Bidang Ilmu Kajian Budaya Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Prof Dr Dra Sunarmi, M.Hum dan tim pada Senin (13/04). Audiensi sebagai proses menjajaki peluang kerja sama program pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) terutama kegiatan menjahit.
Kegiatan diawali dengan peninjauan kegiatan pembinaan di Rutan Surakarta, meliputi kegiatan pembinaan kerawitan dan seni, pembinaan keagamaan melalui pesantren dan pembinaan kemandirian di Ruang Bimbingan Kerja. Kegiatan audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai potensi program pembinaan yang dinilai mampu memperkuat karakter, identitas, serta kesiapan sosial para narapidana saat kembali ke masyarakat.
Prof Dr Dra Sunarmi, M.Hum mengapresiasi kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Surakarta, serta menyampaikan program yang direncanakan meliputi pelatihan menjahit dan apabila memungkinkan akan dikembangkan melalui program design batik dan kewirausahaan.
Sementara itu, Kepala Rutan Surakarta Bhanad Shofa Kurniawan menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dari Akademisi khususnya Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta terhadap pembinaan narapidana.. Sinergi dengan akademisi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan yang lebih humanis, edukatif, dan berkelanjutan. Diharapkan dengan kolaborasi program pembinaan maka hidup, penghidupan dan kehidupan para warga binaan nantinya dapat berkontribusi pada Masyarakat
Audiensi ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret, yang nantinya akan dituangkan dalam program-program pembinaan terstruktur. Dengan adanya kolaborasi antara dunia akademik khususnya Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan pemasyarakatan, diharapkan proses pembinaan di Rutan Surakarta semakin optimal dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.
(Red)








Komentar