oleh

Aksi Babinsa Tambun Bantu Evakuasi Banjir di Mekarsari, Akibat Luapan Kali Jambe

-TNI-33 Dilihat

Tambun – Banjir kembali melanda wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/1/2026) pagi.

Banjir terjadi akibat luapan Kali Jambe yang menggenangi sejumlah pemukiman warga dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter.

Babinsa Sertu Satriyoso, Bersama Serda Kurnia Koramil 01/Tambun dan unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak banjir.

Akibat kejadian tersebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas disiagakan di wilayah terdampak guna memastikan keselamatan warga.

Berdasarkan data di lapangan, Sertu Satriyoso mengatakan banjir di Kampung Kobak Bawah RT 02 RW 17 Dusun Barat Desa Mekarsari merendam rumah warga dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter, Sebanyak kurang lebih 100 kepala keluarga atau sekitar 250 jiwa terdampak.” Ungkapnya.

Sementara itu, Lebih Lanjut lagi di Perumahan Papan Mas Blok B RW 19 Dusun Barat, banjir setinggi 40 sentimeter berdampak pada sekitar 200 kepala keluarga atau 700 jiwa.

Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil akibat peristiwa tersebut, Sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing karena air yang masuk ke dalam rumah rata-rata hanya sekitar 10 sentimeter, Namun, sebagian warga memilih mengungsi sementara ke Masjid Nurul Iman karna dinilai lebih aman.

Babinsa Desa Mekarsari terus melakukan pemantauan kondisi banjir serta siaga membantu evakuasi apabila kondisi air kembali meningkat.

Selain itu, Babinsa juga telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa untuk menyiapkan kebutuhan makanan dan dapur lapangan guna mendukung warga terdampak banjir.

Danramil 01/Tambun, Mayor Czi Saali, membenarkan adanya kejadian banjir tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi air saat ini mulai berangsur surut dan situasi masih terkendali.
“Untuk sementara belum ada kendala yang berarti. Personel Babinsa tetap siaga di lapangan dan terus berkoordinasi dengan pihak desa serta warga setempat,” ujar Mayor Czi Saali.

Hingga saat ini, aparat gabungan masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, sembari berharap air segera surut sepenuhnya dan aktivitas warga dapat kembali normal.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *