oleh

Nyamuk Pembawa DBD Jadi Ancaman, TNI dan Warga Karangharja Bergerak Bersama

-TNI-79 Dilihat

Kabupaten Bekasi — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan aparat TNI bersama tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Babinsa Desa Karangharja, Sertu Surata, anggota Koramil 11/Pebayuran, bersama Puskesmas Karangharja dan aparat desa melaksanakan kegiatan fogging guna mengantisipasi berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan tersebut dilaksanakan , di Kampung Kobak Ceper RT 07/RW 03, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. pada Senin, 5 Januari 2026

Tak hanya melakukan pengasapan, Babinsa bersama petugas kesehatan dan warga juga melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, menyasar selokan, genangan air, dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif agar penyebaran DBD dapat ditekan sejak dini.

Di lokasi kegiatan, Sertu Surata menyampaikan bahwa pendampingan fogging dan kerja bakti lingkungan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan warga binaan.

Menurutnya, kebersamaan antara TNI, tenaga kesehatan, aparat desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Sementara itu, Maulana, Kepala Dusun 2 Desa Karangharja, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak DBD bagi masyarakat.

Ia berharap kegiatan fogging ini dapat meminimalisir risiko penyebaran penyakit, terutama di musim penghujan.

Hal senada disampaikan Ibu Lilis, Bidan Desa Karangharja sekaligus pegawai Puskesmas Karangharja. Ia menjelaskan bahwa DBD merupakan penyakit yang berbahaya karena dapat menyebabkan penurunan trombosit yang berisiko fatal jika tidak segera ditangani.

Dalam kesempatan yang sama Saram, Ketua RT 07, mengajak seluruh warga untuk terus menggalakkan kebersihan lingkungan. Menurutnya, fogging saja tidak cukup tanpa kesadaran warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari genangan air.

Terpisah, Danramil 11/Pebayuran Kapten Arm Dikin menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara Babinsa, Puskesmas, aparat desa, dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan warga.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga Desa Karangharja dapat terhindar dari ancaman wabah DBD.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *